Home
news
35 Tahun Mapala UWM Tak Lekang oleh Pusaran Waktu

35 Tahun Mapala UWM Tak Lekang oleh Pusaran Waktu

news Sabtu, 2022-01-22 - 13:27:45 WIB

Hari ini hari yang kau tunggu Bertambah satu tahun usiamu, bahagialah kamu

Lagu Selamat Ulang Tahun gubahan Jamrud menggema, memecah malam yang heing dan dingin di Bumi Perkemahan Sinolewah, Kaliurang, Yogyakarta (15/1/2022). Para aktivis pencinta alam yang tergabung dalam Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Widya Mataram (Mapawima) tampak ceria dan ekspresinya gembira. Tidak terpengaruh oleh angin malam yang menghembuskan udara dingin di kawasan pariwisata tersebut.

“Malam ini kita rayakan ulang tahun dengan ungkapan syukur dan rasa gembira. Karena unit kegiatan mahasiwa pecinta alam ini makin eksis hingga mememasuki usia ke-35,” kata Ketua Mapawima, Ali Nugroho.

Ya, malam itu mereka itu melakukan Inagurasi Mapawima ke-35, yang dihadiri oleh para para anggota aktif dan alaumni organisasi pecinta alam ini. Kemudian hadir para kolega aktivis pecinta alam dari berbagai kota seperti Mapala Malang, Semarang, dan Mapala dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta.

Awalnya terkesan acara di malam hari pasca pandemic Covid-19 itu bakal sepi. Fakta yang terjadi sebaliknya, malam inagurasi itu makin malam pekat, makin berjubel aktivis lingkungan, ikut meramaikan, yang berdatangan dengan kendaraan roda dua. Suasana ramai itu mengindikasikan, para sesame aktivis pecinta alam sedang menujukkan solidarias tanpa melihat mereka berbeda kampus atau universitas tempat mereka kuliah.

“Karakter anak-anak Mapala itu kalau mereka kegiatan malam seperti malam inagurasi makin malam makan banyak yang hadir. Mereka dari kota yang sama maupun luar kota. Itu bentuk solidaritas sesama pecinta alam yang biasa kami tunjukkan setiap ada unit kegiatan mahasiswa Mapala ulang tahun,” kata Ketua Alumni Mapawima Andi Vulkano (Adi Susanto), yang hadir malam itu.

Inagurasi merupakan puncak dari rangkaian acara kegiatan ulang tahun Mapawima. Mereka telah melakukan serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan alam dan kemanusiaan. Yaitu penanaman pohon mangro di Pantai Baros (8/1/2022), donoar darah (14/1/2022), tumpengan dan fun boulder (9/1/2022). Inagurasi yang di dalamnya bernuasa syukuran dan hiburan menjadi puncak acara menyambut tahun ke-35 usia Mapawima.

Ketua Panitia HUT Mapawima ke-35 Danang Kurniawan menyatakan, hari lahir kali ini diniatkan untuk menandai dan menapakkan jejak tekad bahwa para aktivis pecinta alam bagian dari pemuda yang harus memiliki kemampuan untuk mengubah peradaban masyarakat ke arah yang lebih baik.

“Melalui kegiatan cinta alam, kami ingin menjadi “seekor singa yang bertaring’’, yang disegani karena kami ada dan memberi solusi kepada masyarakat sesuai dengan kapasitas kami sebagai mahasiswa, yang tergabung dalam organisasi pecinta alam,” ujar dia.

Sikap elegan semacam itu sesuai dengan usianya, yang memasuki dewasa, sejak dideklarasikan sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Widya Mataram (Mapawima), pada 09 Januari 1987.

Catatan jejak dalam usia matang pun tampak jelas. Selain handal dalam urusan kemanusiaan, UKM ini telah membentuk kader-kader aktivis lingkungan hidup, membentuk atlet-atlet panjat dinding yang berprestasi pada level regional dan nasional. Dalam urusan bantuan kemanusiaan, mereka selalu hadir di tengah duka dalam masyarakat yang terkena musibah, untuk membantu evakulasi, penyediakan logistik, dan operasi pasca darurat, serta kegiatan kemanusiaan lainnya.

Mereka selalu hadir juga dalam berbagai kegiatan untuk memelihara dan rehabilitasi lingkungan, bersinergi dengan berbagai elemen pecinta alam dari instansi pemerintah, lembaga-lembaga kemanusiaan, dan elemen-elemen kemanusiaan lain dalam masyarakat.

Pembina Mapawima Dr.Kelik Endro Suryono menyatakan bangga dengan UKM ini. Sesuai usianya yang terpaut 4 tahun dengan usia UWM, 49 tahun, Mapawima menjadi bagian strategis dan terpenting dari sejarah universitasnya. Usianya yang hampir sama dengan universitas bisa dimaknai bahwa Mapawima selalu hidup, tak lekang oleh perubahan dan dinamika zaman.

Mapawisa selalu hadir sepanjang usianya dan selalu menjadi bagian dari dinamika kampus UWM. Kampus yang besar itu selalu identik dengan dinamika kegiatan mahasiswa, Mapawima menjadi bagian yang ikut membesarkan nama harum UWM.

Karakter UKM ini sejalan dengan prinsin keanggotaan. Mapawima menerapkan regulasi, keanggotaan aktivis berlaku sepanjang hayat. Lepas kuliah tetap menjadi anggota. Regulasi menjaga tradisi keanggotaan berlaku seumur hidup itu terus berjalan, sehingga setiap ulang tahun dan acara besar Mapawima semua alumni di dalam negeri dan luar negeri ikut andildan hadir di dalamnya.

S'moga Tuhan melindungi kamu

Serta tercapai semua angan dan cita-citamu

Mudah-mudahan dib'ri umur panjang

Sehat selama-lamanya

Slamat ulang tahun

©Humas WidyaMataram


Share Berita