Home
news
Menjadi Pemimpin yang Baik dari Belajar Melayani

Menjadi Pemimpin yang Baik dari Belajar Melayani

news Sabtu, 2019-05-18 - 22:33:41 WIB

 

Dengan perayaan Paskah umat Kristiani semestinya bisa meneladani pengorbanan pemimpin umatnya.Perayaan Paskah ini sebagai bentuk pengorbanan manusia. Dalam aspek pendidikan maka mahasiswa harus mengorbankan ego pribadi, waktu, tenaga dan pikiran untuk mencapai kesuksesan sebagai mahasiswa.

Pernyataan tersebut disampaikan Dr. Jumadi, SE., MM dalam acara Perayaan Paskah yang diselenggarakan UKM PMK Paskah Universitas Widya Mataram (UWM) pada Sabtu (18/15/2019). Hadir dalam acara dosen pembina UKM PMK Paskah, Organisasi kemahasiswaan dan alumni PMK Paskah.

“Mahasiswa harus mampu meninggalkan hal-hal yg tidak baik.Sebagai umat manusiaharus melalukan pengorbanan kepada manusia dengan kepedulian sosial yang dilandasi atas kasih sayang sesama umat”, kata Jumadi.

Dengan belajar melayani, lanjut Jumadi, mahasiswa sudah belajar menjadi pemimpin yang baik.Dalam konsep kecerdasan spiritual, emosional, kultural, sosial dan intelektual (SEKSI) yang selaras dengan nilai nilai Pancasila, saat ini mahasiswa sedang mengaktualisasikan dimensi spiritual.

“Dari tema tersebut apakah teman-teman siap melayani?”, kata Dwi Astuti, S.Sos., M.Si melontarkan pertanyaan mengawali sambutan sebagai Dosen Pembimbing UKM PMK Paskah.

Dwi Astuti mengatakan melayani adalah sesuatu yg besar dan berat. Namunsebenarnya bisa direalisasikan dari hal-hal kecil yang bisa kita lakukan dan mendahulukan kepentingan orang lain. Harapannya, mahasiswa tetap fokus kuliah dan bisa kembali ke kampung halaman untuk membangun daerah setelah lulus.

“Perayaan Paskah ini harus bisa meningkatkan keimanan bagi pemeluknya dan tali silaturahmi antar umat beragama sehingga menjadi insan yang siap melayani diri sendiri dan orang lain’, harap Jumadi.

 

©HumasWidyaMataram


Share Berita