Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta mewisuda 176 lulusan dalam Wisuda Sarjana ke-69 dan Pascasarjana ke-6 yang berlangsung pada Rabu (7/10) di Pendopo Agung Kampus Terpadu UWM. Wisuda ini menjadi momentum bagi para lulusan untuk melanjutkan perjalanan ke dunia profesional sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UWM.
Dari 176 lulusan, sebanyak 70 orang atau 40 persen meraih predikat cum laude. Capaian akademik tertinggi diraih Tenang Sitanggang dari Program Studi Magister Hukum dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96 dan Maura Yunitasari dari Program Studi Hukum dengan IPK 3,93. Adapun rata-rata IPK lulusan mencapai 3,44. Dengan tambahan tersebut, jumlah alumni UWM kini mencapai 10.742 orang.
Untuk program Sarjana, masa studi tercepat ditempuh Sulastri Omarline Sinon dalam 3 tahun 11 bulan, dengan rata-rata masa studi 4 tahun 3 bulan. Sementara itu, pada program Magister, masa studi tercepat ditempuh Tenang Sitanggang dalam 1 tahun 6 bulan, dengan rata-rata masa studi 1 tahun 9 bulan.
Sulastri Omarline Sinon tercatat sebagai wisudawan sarjana termuda, yakni berusia 21 tahun 10 bulan 26 hari dari Fakultas Sains dan Teknologi lalu Majid Setiyawan tercatat sebagai wisudawan sarjana tertua, yakni berusia 47 tahun 3 bulan 1 hari dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Sementara itu, Galih Sandy Yudha Nuralamsyah tercatat sebagai wisudawan magister termuda, yakni berusia 24 tahun 4 bulan 14 hari dan Tenang Sitanggang menjadi wisudawan magister tertua dengan usia 60 tahun 8 bulan 23 hari dari Program Pascasarjana.
Wisuda kali ini dilaksanakan bersamaan dengan Upacara Dies Natalis ke-44 UWM bertema “Transformasi Berkelanjutan Mewujudkan UWM Unggul dan Berkarakter”. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D.; perwakilan alumni sekaligus Pemimpin Divisi Perkreditan PT Bank BPD DIY, R. Wahyu Wijonarko, M.Si.; serta mitra dan kolega UWM, orang tua wisudawan, dosen, dan tenaga kependidikan.
Rektor UWM, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., mengatakan bahwa pelaksanaan wisuda yang bersamaan dengan Upacara Dies Natalis merupakan yang pertama dalam sejarah UWM. Menurutnya, penyelenggaraan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus merefleksikan perjalanan dan capaian UWM dalam upaya mewujudkan perguruan tinggi yang unggul dan berkarakter.
“Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar. Wisuda adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Gelar akademik yang Saudara peroleh merupakan pengingat bahwa Saudara memiliki tanggung jawab untuk terus mengembangkan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. Edy dalam sambutannya.
Ia mengingatkan bahwa para lulusan akan menghadapi dunia kerja dan kehidupan sosial yang terus berubah, salah satunya dipengaruhi perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial. Karena itu, menurutnya, kompetensi akademik perlu diikuti kemampuan beradaptasi, kemauan untuk terus belajar, kemampuan bekerja sama, serta kecakapan menggunakan teknologi secara bijak.
“Kita tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Jadilah manusia yang mampu mendesain dan memanfaatnya teknologi, termasuk Artificial Intelligence, dengan tetap menjaga integritas, kreativitas, tanggung jawab, dan nilai-nilai kemanusiaan,” tegas Guru Besar Bidang Ekonomi tersebut.
Prof. Edy juga mengingatkan para lulusan agar tidak menjadikan jabatan atau posisi semata sebagai ukuran keberhasilan. Kemanfaatan bagi masyarakat, menurutnya, perlu menjadi bagian dari orientasi setelah menyelesaikan pendidikan di UWM.
“Ukuran keberhasilan seorang lulusan bukan hanya seberapa tinggi posisi yang dapat dicapai, tetapi juga seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan di sekitarnya. Karena itu, apa pun jalan yang dipilih, jadilah manusia yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” tuturnya.
Melalui wisuda ini, UWM berharap para lulusan dapat menerapkan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan, menjaga integritas, serta berkontribusi di berbagai bidang dengan tetap membawa nilai-nilai yang menjadi karakter UWM.