Adagium Innovate or Die mengharuskan setiap orang untuk terus melalukan inovasi dan kreatif agar tidak tenggelam. Oleh karena itu, mahasiswa ketika lulus harus memiliki nilai tambah dengan memperkuat dan memperdalam kreativitas, berfikir kritis, koloborasi, komunikasi, dan bekerjasama dalam team. Hal itu disampaikan Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) dalam sambutan membuka acara Pelatihan Penyusunan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada Kamis (17/12/2020) secara daring melalui aplikasi zoom dan live streaming youtube.
Pelatihan tersebut mengangkat tema Langkah Jitu Lolos Hibah PKM 2021 dan diikuti lebih dari 100 peserta baik dosen dan mahasiswa UWM. Dalam pelaksanaannya UWM menghadirkan narasumber Prof. Dr. Akhmad Fauzy., S.Si., M.Si., Ph.D selaku Guru Besar dalam Bidang Statistika Universitas Islam Indonesia (UII).
“Pada tahun 2021 ditargetkan dapat submit proposal lebih maksimal dibanding tahun sebelumnya. Oleh karena itu perlu pembekalan dari ahlinya tentang penyusunan proposal PKM dengan harapan dapat lolos pendanaan dan menjuarai PIMNAS,”ujar Prof Edy.
Sementara itu, menurut Prof. Fauzy, teknis penyusunan dan pembuatan PKM harus memperhatikan beberapa faktor yang pada umumnya sering terjadi kesalahan. Penyusunan dan penulisan harus sesuai dengan buku pedoman PKM dan skema PKM yang dituju.
“Secara mayoritas kesalahan penulisan sering terjadi, bahkan kesalahan administrasi mencapai sekitar 57 persen pada tahun lalu,” tutur Prof. Fauzy.
Prof. Fauzy menambahkan, sebelum menulis dan menyusun proposal diharapkan para dosen pendamping dan mahasiswa benar-benar memahami isi buku pedoman, administrasi, serta yang terpenting ialah inovasi dalam idenya. Dari PKM tersebut harapannya dapat menghasilkan luaran yang inovatif dan berguna untuk setiap masyarakat.
©HumasWidyaMataram