Proses komunikasi dapat dilkasifikasikan dari aspek teknologi, pertama, teknologi komunikasi yang melihat dari ragam komunikasi media termasuk media massa seperti cetak, penyiaran, dan online. Kedua, non-teknologi komunikasi yang melihat dari ragam komunikasi sosial antar manusia, seperti retorika, berbincang-bincang, dan penggambaran simbol-simbol yang digunakan untuk komunikasi. Meskipun teknologi informasi dan komunikasi memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi terkadang juga membuat perubahan dalam struktur sosial dan budaya yang ada. Hal ini disampaikan oleh Tommy Satriadi Nur Arifin, M.A., dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Widya Mataram (UWM) di Gedung Fisipol UWM pada Rabu (12/4)
Perubahan dalam struktur sosial dan budaya yang terjadi akibat penggunaan teknologi komunikasi adalah bentukan evolusi lingkungan. Artinya, teknologi komunikasi menciptakan budaya baru dalam masyarakat seiring dengan penggunaannya. “Ketika mesin cetak ditemukan, misalnya, manusia mengenal budaya membaca tulisan di atas kertas. Ketika radio dan televisi ditemukan, manusia mengenal budaya mendengarkan dan menonton. Terakhir, ketika media online seperti Internet ditemukan, manusia mengenal budaya interaktivitas dan penyatuan media sebelumnya,” ungkapnya.
Budaya baru yang tercipta akibat teknologi komunikasi memiliki dampak sosial dan budaya yang signifikan. Misalnya, dengan adanya media massa, manusia dapat memperoleh informasi secara lebih cepat dan mudah. Namun, di sisi lain, media massa dapat memengaruhi cara berpikir dan perilaku manusia. Dalam konteks ini, ilmu komunikasi memainkan peran penting dalam menganalisis dampak teknologi komunikasi terhadap masyarakat dan budaya.
Lebih lanjut, Tommy menambahkan bahwa balam perkembangan teknologi komunikasi, terdapat tren konvergensi yang mengubah cara manusia mengakses dan mengonsumsi informasi. Konvergensi mengacu pada penyatuan beberapa jenis media dalam satu platform sehingga dapat diakses melalui satu saluran. “Contohnya adalah kemunculan televisi kabel yang menyediakan akses internet dan telepon dalam satu paket. Konvergensi juga mengubah cara manusia berinteraksi dengan media. Kini, manusia dapat mengakses media dan berinteraksi melalui internet dengan berbagai platform seperti media sosial, email, atau pesan instan,” tegasnya.
“Secara keseluruhan, teknologi komunikasi telah membawa perubahan sosial dan budaya yang signifikan dalam kehidupan manusia. Pembentukan struktur sosial dan budaya baru yang terjadi seiring dengan penggunaan teknologi komunikasi merupakan bagian dari evolusi lingkungan. Dalam konteks ini, ilmu komunikasi memainkan peran penting dalam mengkaji dan menganalisis dampak teknologi komunikasi terhadap masyarakat dan budaya,” pungkasnya.
Humas@UWM