Home
news
Edukasi Konten Positif Untuk Anak Usia Dini

Edukasi Konten Positif Untuk Anak Usia Dini

news Sabtu, 2023-05-13 - 08:06:10 WIB

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) merupakan salah satu tridharma perguruan tinggi. Dyaloka Puspita Ningrum, S.I.Kom., M.I.Kom., dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Widya Mataram (UWM) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Edukasi Konten Positif terhadap Anak Usia Dini” di TK Negeri 3 Suryoputran Kecamatan Kraton Kota Yogyakarta pada Kamis (11/5). Kegiatan ini diikuti 51 orang peserta didik di sekolah tersebut.

Tujuan diadakannya kegiatan PKM ini adalah untuk membekali anak-anak usia dini (4-6 tahun) dengan berbagai pemahaman sehingga mampu berpikir kritis terhadap ruang lingkup internet, konten apa saja yang beredar, maupun dampak yang ditimbulkan atas penggunaan gadget / smartphone di era sekarang ini. Menariknya lagi, beberapa mahasiswa aktif di program studi tersebut juga ikut berpartisipasi di dalam kegiatan PKM guna mengimplementasikan keilmuannya terhadap kelompok sasaran dengan cara yang variatif serta menyenangkan terutama mengenai praktik pada etika bermedia dan berinternet ria.

Sejumlah materi disampaikan sekomunikatif mungkin khususnya melalui metode dialog dan simulasi seperti belajar dan bermain bersama. “Partisipasi publik tidak hanya pada aspek membaca, menulis, berhitung dan ilmu lainnya, termasuk di fase saat ini siapa pun itu harus mampu memiliki keterampilan fundamental maupun kesiapan dalam mengoperasikan teknologi digital,” tambah Dyah, yang juga merupakan Wakil Dekan II Fisipol UWM ini.

 Secara keseluruhan, ada banyak tantangan orang tua zaman now dalam membesarkan dan mengasuh anak. Namun yang paling penting, baik orang tua, keluarga, ataupun lingkungan masyarakat saling berkolaborasi untuk terus dapat membangun lingkungan yang ramah anak agar mereka tetap dapat belajar, mengamati lebih dekat sekaligus bersentuhan dengan teknologi digital secara aman dan bijak. “Evaluasi dengan pihak sekolah agar tetap dapat meminimalisir terpaan konten-konten negatif dan bahkan isu sensitif yang kapan saja bisa diakses oleh anak-anak atas rasa keingintahuan yang tinggi,” tutupnya.

Humas@UWM

 


Share Berita