Home
news
Wisuda UWM Berjalan Kondusif, dengan Perketat Protokol Kesehatan

Wisuda UWM Berjalan Kondusif, dengan Perketat Protokol Kesehatan


Rabu, 2020-10-14 - 18:16:44 WIB

Wisuda Sarjana (S1) Periode 56 dan 57 telah sukses digelar oleh Universitas Widya Mataram (UWM) selama 3 hari yakni sejak 12-14 Oktober 2020 secara luring dan daring. Dalam pelaksanaannya UWM memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat sejak peserta datang hingga meninggalkan lokasi acara.

Cahya Purnama Asri, SE., MM Ketua Panitia Wisuda menjelaskan, pada periode 56 dan 57 UWM meluluskan sebanyak 426 orang. Wisuda digelar hingga 8 sesi untuk menghindari kerumunan dan menekan tingkat penyebaran Covid-19. Para peserta, panitia, dan pelaku acara diwajibkan mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, pengecekan suhu tubuh, menjaga jarak, memakai faceshield, sarung tangan, tidak menjabat tangan, dan mencuci tangan dengan hand sanitizer.

“Untuk menghindari saling bersentuhan, maka Ijazah juga diserahkan usai peserta diwisuda dan selanjutnya peserta meninggalkan lokasi acara. Dalam pelaksanaannya, UWM juga melibatkan petugas kesehatan dari Puskesmas Kraton Yogyakarta untuk memberikan jaminan keselamatan jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” ungkap Kepala Biro I pada Rabu (14/10/2020) di Pendopo Agung UWM itu.

Sementara dr. Andyta Kartikawati dari Puskesmas Kraton memberikan tanggapan positif atas pelaksanaan wisuda yang digelar UWM di tengah Pandemi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Petugas kesehatan yang lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) tersebut menerangkan, penerapan protokol kesehatan selama wisuda sudah baik untuk menanggulangi resiko penyebaran Covid-19.

“Kami sudah siapkan perlengkapan medis, seperti obat-obatan dasar-dasar, oksigen, alat pengukur saturasi oksigen untuk pertolongan pertama jika terjadi apa-apa. Tim kesehatan juga akan segera merujuk pasien jika memang memiliki gejala-gejala yang mengarah pada Covid-19. Dalam situasi darurat pasien akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Yogyakarta kalau memang mengarah pada gejala Covid-19,” terang dr. Andyta yang dibantu oleh dua petugas kesehatan lainnya.

Dokter muda tersebut juga memberikan saran supaya para wisudawan dapat menahan egonya untuk tidak berkerumun, foto-foto di rumah atau di studio foto dengan membatasi jumlah orang. Hal itu demi keselamatan bersama dan supaya pandemi segera berakhir.

©HumasWidyaMataram

 


Share Berita


Komentari Berita