Home
news
Webinar Nasional, Mahasiswa sebagai Pewaris Makna Keris

Webinar Nasional, Mahasiswa sebagai Pewaris Makna Keris


Rabu, 2021-03-03 - 08:13:40 WIB

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Widya Mataram (UWM) mengedukasi publik mengenai filosofi keris dan cara pembuatannya. Upaya tersebut dikemas dalam Webinar Nasional dengan tema “Keris; Filosofi dan Proses Pembuatannya” pada Kamis (25/2/2021) secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

Ketua Panitia webinar Hauly Hijra Firdaus mengatakan, webinar dilaksanakan dengan menghadirkan narasumber Ki Juru Bangunjiwa yang merupakan pemerhati budaya dan penulis buku. Salah satu buku yang ditulisnya berjudul Kitab Lengkap Keris Jawa. Webinar diikuti oleh peserta dari ujung Timur Papua hingga ujung Barat Jambi.

“Webinar ini digelar dengan harapan para mahasiswa akan mewarisi makna yang terkandung dalam keris,” kata Hauly.

Menurut Ki Juru Bangunjiwa, Keris memiliki dua makna. Pertama, keris bukan untuk jimat, namun digunakan sebagai alat untuk memuji dan memuja Tuhan yang maha Esa. Kedua, keris bukan untuk kedigdayaan atau kanuragan karena jika digunakan untuk itu justru akan menimbulkan konflik berdarah-darah.

“Keris itu Sinengker Karono Aris. Sinengker itu apa yang dirahasiakan oleh pendahulu kita, yang memiliki pelajaran dan pesan tersirat dari keris,” terang Ki Bangun Jiwo. Hal yang dirahasiakan dalam sebuah keris ialah berupa doa, cita-cita, harapan serta peringatan.

Ketua Prodi Teknik Industri FST Indrayana, ST., MT mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh HMJ tersebut. Menurutnya, bangsa Indonesia bangsa yang besar dan unggul pada zamannya. Peninggalan leluhur tercipta begitu sempurna dengan segala filosofinya. Demikian halnya keris sebagai benda budaya yang telah diakui UNESCO sejak tahun 2005 sebagai Karya Agung Pusaka Warisan Dunia dengan sebutan A Masterpiece of Oral and Intengible Heritage of Humanity.

“Tugas akademisi adalah mengkomunikasikan nilai-nilai leluhur yang beretika, bermoral dan bermartabat bagi generasi selanjutnya,” ucap Masrul.

©HumasWidyaMataram

 


Share Berita


Komentari Berita