Home
news
UWM bersama RBTV dalam acara bertajuk “Lebih Dekat dengan Universitas Widya Mataram”

UWM bersama RBTV dalam acara bertajuk “Lebih Dekat dengan Universitas Widya Mataram”


Kamis, 2018-03-08 - 12:59:49 WIB

 

Salah satu bentuk hubungan masyarakat yang dibangun oleh Universitas Widya Mataram (UWM) adalah terus-menerus memberitakan mengenai identitas kampus melalui berbagai kegiatan, salah satunya adalah melalui media penyiaran Televisi yang masih menjadi salah satu media informasi yang dipercaya oleh masyarakat luas. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, pulau-pulau di Indonesia yang disatukan oleh laut yang luas. Dengan demikian, arus informasi yang beredar lebih banyak menggunakan transmisi udara seperti radio, televisi, hingga berjaringan seperti Internet atau konvergensi.

Pada hari Rabu (7/3/2018), UWM bekerja sama dengan stasiun televisi di Yogyakarta, yaitu RBTV. UWM berkesempatan untuk menginformasikan mengenai kampus kepada masyarakat luas melalui program acara yang bernama “Obrolan Pagi” dengan tema “Lebih Dekat dengan Universitas Widya Mataram”. Narasumber dari UWM dalam acara tersebut adalah Dr. Jumadi, SE., MM sebagai Wakil Rektor III dan Eman Darmawan, S.TP., M.P sebagai Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) 2018/2019. Dalam sesi pertama program acara tersebut, Dr. Jumadi, SE., MM menjelaskan mengenai keberadaan dan identitas UWM sebagai kampus yang berbasis budaya, yang sesuai dengan cita-cita Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai pendiri UWM. Sejak didirikannya pada 7 Oktober 1982, UWM hingga kini memiliki lima Fakultas dan sepuluh Program Studi.

Selanjutnya, sebagai Wakil Rektor III yang membawahi bagian Kemahasiswaan, Dr. Jumadi, M.M menjelaskan bahwa ada beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di UWM seperti Mapawima, Teater, Padma, Paskah, Paduan Suara dan LDK. Mahasiswa dapat mengikuti UKM yang ada lebih dari satu UKM selama tidak mengganggu akademik dan bisa membagi waktu. Dr. Jumadi, M.M juga menyampaikan bahwa di UWM diberikan pembekalan soft skills untuk mahasiswa, salah satunya adalah kecerdasan paripurna yang kemudian dikenal dengan SEKSI. SEKSI merupakan akronim dari lima kecerdasan diantaranya Spiritual, Emosional, Karakter, Sosial dan Intelektual. Menurutnya, berdasarkan riset Harvard University, kriteria dalam rekruitmen tenaga kerja itu bukan intelektualnya semata, sehingga Dr. Jumadi, M.M meletakkan aspek Intelektual di belakang. Aspek yang penting adalah menanamkan soft skills atau aspek kepribadian sebagaimana yang dimaksud. Outcome dari hasi; soft skills tersebut adalah beberapa prestasi yang diraih mahasiswa UWM seperti lolos dalam program Hibah Bina Desa (PHBD), Juara Liga Futsal, Juara Voli Pantai, dan banyak hal lainnya.

Dalam mewujudkan Visi Universitas yakni menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis budaya pada tahun 2024, kelembagaan UWM kini juga didukung penuh oleh tokoh-tokoh nasional yang berpengaruh, seperti Prof. Mahfud MD sebagai Ketua Yayasan Mataram (YMY), dan juga Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec sebagai Rektor UWM yang menjadi ketua umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) periode 2011-2015, juga bersamaan dengan menjadi Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) selama dua periode, 2006-2010 dan 2010-2014).

Sedangkan menurut Eman Darmawan, S.TP., M.P sebagai Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) 2018/2019, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang telah dibuka ini terbagi atas tiga gelombang. Gelombang pertama merupakan gelombang yang terbaik untuk diikuti calon mahasiswa karena memiliki kesempatan berbagai beasiswa dan jalur PMDK (Penerimaan Minat dan Kemampuan) berupa nilai raport yang terbaik. Pendaftaran juga dapat melalui dua metode, pertama, secara langsung di kampus I Ndalem Mangkubumen maupun Kampus II Jogja City Mall lantai 1. Kedua, secara online mengunjungi situs universitas dan melakukan pendaftaran secara mandiri oleh calon mahasiswa. Terkait dengan seleksi penerimaan mahasiswa baru dilakukan dengan Computer Based Test (CBT).

Sebagai bentuk perkembangan perguruan tinggi, UWM juga mengadakan Kampus II yang bekerja sama dengan Jogja City Mall sehingga terletak di lantai 1. Kampus II juga akan menjadi kampus bagi dua program studi terbaru dari UWM, yaitu Kewirausahaan dan Ilmu Komunikasi. Harapannya adalah lulusan dari kedua program studi tersebut semakin siap dalam memasuki dunia kerja. Terutama Kewirausahaan yang diarahkan memiliki usaha sendiri bahkan sebelum lulus, dan Ilmu Komunikasi yang memiliki berbagai keterampilan dalam dunia industri kreatif komunikasi. Sebagai penutupnya, Dr. Jumadi, M.M menegaskan bahwa lulusan UWM yang memiliki basis budaya juga mampu berpikir global. Sedangkan Eman Darmawan, S.TP., M.P menegaskan kepada masyarakat bahwa dalam memberikan kesempatan pendidikan, maka UWM adalah alternatif yang baik, terutama di DIY yang terkenal sebagai kota Pelajar dan kota Budaya. ®HumasWidyaMataram


Share Berita


Komentari Berita