Home
news
Usai Dilantik Pengurus BEM UWM Ikuti Sharing Motivation

Usai Dilantik Pengurus BEM UWM Ikuti Sharing Motivation


Senin, 2019-04-15 - 13:48:16 WIB

 

Pengurus baru Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Widya Mataram (UWM) telah resmi dilantik pada Senin (15/4/2019) di Pendopo Agung. Nur Iskandar sebagai Presiden Mahasiswa (Presma) akan menahkodai BEM UWM peridoe 2019-2020. Iskandar akan didampingi beberapa pengurus lainnya dalam menjalankan roda organisasi, Wakil Presiden Mahasiswa pada periode 2019-2020 dijabat oleh Intan Dian Permata, Sekretaris Jenderal dijabat oleh Raudatul Mahbubah dibantu staf Sekretaris Jenderal yakni Rizka Setiana. Bendahara Umum dijabat Farida Aprilia dengan dibantu staf Bendahara Umum Septin Gungprabawantari serta para Menteri yang akan bersama-sama menciptakan progres di UWM.

Usai pelantikan, para pengurus dan seluruh peserta acara mengikuti sharing motivation yang mengusung tema Menyatukan Progresivitas Lembaga Kemahasiswaan untuk Widya Mataram Berkemajuan. Panitia menghadirkan dua narasumber dalam acara tersebut yakni Aris Risdiana Ekasasmita, MM (trainner, akademisi dan, Pengurus IDRI DIY dan dosen UIN Sunan Kalijaga) dan Edy Crisjanto, SE., SH., MH (motivator dan dosen Fakultas Hukum UWM). Sedangkan moderator dipercayakan kepada Ardhi Khairi, SE., MBA (Dosen Bisnis Kewirausahaan Fakultas Ekonomi UWM).

Aris memaparkan terkait progres yang harus dicapai mahasiswa. Mahasiswa haris memiliki daya kemampuan untuk maju. Nur Iskandar sebagai Presma sudah memiliki kemampuan public speaking. Kemampuan tersebut harus terus diolah untuk dijadikan dasar dalam melakukan transfer knowledge kepada mahasiswa lain.

Menurut Aris, ada beberapa faktor yang harus dikembangkan sebagai mahasiswa progresif antara lain memiliki daya pikir, ukir, spiritual dan moril. Hal penting yang harus dilakukan mahasiswa yang masuk dalam dunia organisasi adalah menikmati proses. Hal tersebut menjadi fundamental dalam memupuk kepribadian dan integritas.

Disisi lain, narasumber kedua Edy Crisjanto, SE., SH., MH menyampaikan beberapa poin penting bagi para mahasiswa khususnya organisator, diantaranya niteni (mengamati secara seksama), nirokake (menirukan) yaitu menyontoh pengelolaan organisasi lain yang salah satunya dapat dilakukan dengan studi banding untuk selanjutnya dapat menciptakan hal baru. Poin yang terakhir adalah nambahi (menambahkan) yaitu dari proses niteni yang sudah tercipta hal baru kemudian ditambahkan dengan ide sendiri.

©HumasWidyaMataram


Share Berita


Komentari Berita