Home
news
New Normal di Depan Mata, Siapkah Kita?

New Normal di Depan Mata, Siapkah Kita?


Senin, 2020-06-29 - 14:26:23 WIB

Negara Indonesia hingga hari ini masih berjuang menghadapi wabah Covid-19. Kurang lebih 4 bulan virus tersebut menghantui negara Indonesia dengan jumlah korban yang terinfeksi selalu bertambah setiap harinya. Akibat virus tersebut banyak sektor yang terdampak, termasuk sektor perekonomian yang mengalami penurunan. Pemerintah akhirnya mengambil sebuah kebijakan baru, yakni penerapan “New Normal”. “New Normal” sendiri dimaksudkan dengan kebiasaan dan perilaku yang berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat. Skenario “New Normal” diterapkan untuk kembali menjalankan dan menaikkan roda perekonomian nasional. Skema ini juga diharapkan bisa memperbaiki kondisi ekonomi yang masih tertekan akibat Covid-19.

                Namun, yang menjadi pertanyaan untuk kita semua adalah “Siapakah kita menuju New Normal?“, karena kita akan menjalani aktivitas kita kembali seperti normal kembali di tengah pandemi Covid-19 ataupun berdampingan dengan virus Corona tersebut. Perlu kita ketahui terlepas dari “New Normal”, disisi lain jumlah korban yang terinfeksi Covid-19 semakin bertambah, tercatat pada Rabu 10 Juni 2020 kemarin, jumlah pasien Covid-19 bertambah sebanyak 1.241 menjadi 34.316 orang yang terinfeksi, mengutip dari Kompas.com. Data tersebut memunculkan keraguan bagi kita semua atas rencana pemerintah untuk menerapkan kebijakan “New Normal”. Hingga hari ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah terkait konsep “New Normal” dan kapan kebijakan tersebut mulai diterapkan.

Ada beberapa dampak yang terjadi terjadi jika pemerintah menerapkan kebijakan tersebut yaitu terbagi antara dampak positif maupun negatif. Dampak positifnya ialah perekonomian di Indonesia perlahan-lahan akan kembali stabil walaupun membutuhkan waktu yang tidak singkat. Sedangkan, dampak negatifnya ialah jumlah korban yang terinfeksi akan kembali meningkat drastis, terlebih lagi kapasitas rumah sakit di Indonesia tidak dapat menampung semua pasien yang terinfeksi virus tersebut, dan kemungkinan buruk yang terjadi adalah kita akan menghadapi gelombang kedua Covid-19. Disisi lain, yang lebih mengenaskan adalah jika kebijakan “New Normal” tidak diterapkan, maka ada potensi yang sangat besar akan mengalami krisis ekonomi yang berkepanjangan dan hal itu berdampak sangat buruk bagi negara ini.

Jadi, untuk saat ini, kita tidak bisa menyalahkan pemerintah begitu saja, karena sudah berupaya keras akan hal ini, agar perekonomian kembali stabil dan berjalan. Kebijakan ini merupakan keputusan yang sudah tepat, tinggal kita menunggu waktunya kapan kebijakan tersebut mulai diterapkan. Untuk saat ini salah satu solusi yang bisa kita lakukan untuk melawan Covid-19 adalah dengan menguatkan imun tubuh kita. Banyak hal yang bisa kita lakukan diantaranya rutin olahraga, makan makanan yang bergizi serta istirahat yang cukup. Dan jika kita ingin berpergian keluar, minimal selalu sediakan masker dan hand sanitizer.

 

Penulis : Jagardo Samuel Riddel, Mahasiswa Fakultas Hukum UWM Angkatan 2019/2020


Share Berita


Komentari Berita