Home
news
Meningkatkan Shaleh Sosial di Tengah Pandemi Covid-19

Meningkatkan Shaleh Sosial di Tengah Pandemi Covid-19


Jumat, 2020-06-26 - 19:50:51 WIB

 

Agama Islam telah memberikan percontohan kepada umatnya,sehingga kita dituntut untuk menjadi orang yang shaleh yakni berakhlak baik dan terhindar dari perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT. Orang shaleh dalam agama Islam dikategorikan menjadi dua yakni, shaleh secara individual dan sosial. Demikian dituturkan Khatib Shalat Jumat Bagus Anwar H, SH., MH., M.Sc pada Jumat (26/6/2020) di Pendapa Agung Universitas Widya Mataram (UWM).

“Shaleh individual ialah orang yang menajalankan ibadah ritual, ketaatannya pada Allah SWT dilakukan secara ritualitas saja seperti menjalankan shalat, puasa, haji dan sebagainya,” ucap Bagus.

Sementara Islam sendiri, lanjut Bagus, juga menuntut umatnya menjadi pribadi yang shaleh sosial yakni senantiasa berbuat baik pada sesama karena Islam mengajarkan nilai-nilai humanisme atau nilai kemanusiaan.

“Tidaklah mukmin orang yang kenyang sementara tetangganya lapar sampai lambungnya. Hal itu menandakan bahwa Islam bukan agama individual dan ritual semata. Oleh karenanya pada masa pandemi Covid-19 ini, kita juga harus meningkatkan shaleh sosial,” papar Dosen Fakultas Hukum itu.

Sebagai Khatib, Bagus mengajak para jamaah untuk meningkatkan ketakwaan sehingga pada era normal baru ini dapat menjadi orang yang berislam secara sosial. Bagus menambahkan bahwa shaleh sosial tersebut dapat diimplentasikan tidak hanya dengan membagikan sebagian harta atau materi, namun dapat pula melalui tenaga, pikiran dan kata-kata bermuatan nasehat yang mengarah pada mulianya akhlak seseorang.

©HumasWidyaMataram


Share Berita


Komentari Berita