Home
news
Mahasiswa Kampus Peradaban Dituntut Memiliki Strategi Perencanaan

Mahasiswa Kampus Peradaban Dituntut Memiliki Strategi Perencanaan


Jumat, 2018-09-14 - 19:24:08 WIB

 

Menjadi keluarga besar Universitas Widya Mataram (UWM) para Mahasiswa Baru (MABA) tahun ajaran 2018/2019 dikenalkan dengan budaya Mataram yang dikemas dalam materi Kewidyamataraman. Pemaparan materi oleh Heru Wahyukismoyo selaku dosen di UWM yang juga seorang budayawan. Acara tersebut menjadi satu rangkaian dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Jum’at (14/9/2018) di ruang Soekarno Nehru UWM.

Materi Kewidyamataraman disampaikan sejak dini dengan maksud agar para MABA mengenal arti-makna Widya Mataram dalam perspektif-orientatif yakni menumbuhkan spirit serta memahami “ruh” Perguruan Tinggi yang didirikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Amanah HB IX adalah tidak ingin menambah deretan panjang perguruan tinggi, namun untuk memberikan alternatif bagi dunia pendidikan.

“selamat datang para mahasiswa baru di kampus peradaban Universitas Widya Mataram Yogyakarta”, sapa Heru sebelum masuk dalam pemaparan inti materi. Menurutnya kuliah di UWM baru 30 persen dari proses mempelajari ilmu kewidyamataraman. Mahasiswa juga harus belajar mengenai kehidupan sosial masyarakat Yogyakarta untuk pondasi berpikir dan pengalaman sebelum terjun ke masyarakat. Para mahasiswa semestinya juga berkunjung dan mempelajari bangunan Kraton Yogyakarta, Museum Sonobudoyo, Candi Prambanan, Borobudur dan heritage lainnya untuk melihat peradaban. Dengan mempelajari budaya mataram diharapkan kelak menjadi alumni yang cerdas dalam berpikir dan mengolah batin.

Disamping itu, dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas diri, panitia OSPEK menyuguhkan materi Analisis SWOT kepada para peserta. Dalam kesempatan tersebut Drs. Yana Karyana, M.Si dihadirkan untuk membuka cakrawala berpikir MABA. Dalam pemaparannya Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik tersebut menyampaikan bahwa MABA harus merubah mindset, mengikuti arahan senior, mengikuti organisasi baik ekstra maupun intra kampus. Menurutnya, belajar dapat dilakukan diberbagi tempat, forum dan berbagai komunitas.

Analisis SWOT yang mencakup Strength, Weakness, Opportunities dan Threats merupakan instrumen perencanaan strategis dalam mencapai atau mendapatkan hal apa saja yang diharapkan. Analisis SWOT bersinggungan dengan visi, misi dan goal. Dengan analisis SWOT para mahasiswa seharusnya lebih matang dalam proses pencapaian tujuan yang dimulai dari mulai mengenali kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Dalam realisasinya, analisis SWOT menjadi keharusan bagi para mahasiswa dalam mencapai prestasi gemilang dimasa depan sebagai alumni kampus peradaban berbasis budaya. ®HumasWidyaMataram


Share Berita


Komentari Berita