Home
news
Lokakarya Prodi Bisnis Kewirausahaan Siap Hadapi Tantangan Bisnis dan Sesuaikan Perkembangan Milenial

Lokakarya Prodi Bisnis Kewirausahaan Siap Hadapi Tantangan Bisnis dan Sesuaikan Perkembangan Milenial


Senin, 2019-07-15 - 12:15:01 WIB

 

Lokakarya kurikulum prodi Bisnis Kewirausahaan mengundang dari berbagai kalangan yakni praktisi, pengusaha, alumni dan pemerintahan. Sebanyak tujuh narasumber dihadirkan dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara Dekan FE UWM Drs. As. Sutarno, MM. mengatakan evaluasi kurikulum ini merupakan tindak lanjut hasil studi banding ke Universitas Ciputra dan Universitas Ma Chung Malang serta persiapan Prodi Bisnis Kewirausahaan yang akan melakukan reakreditasi di tahun 2020.

“Harapannya hasil reakreditasi pada tahun 2020 akan lebih baik”, kata Sutarno pada Jum’at (12/7/2019). Pada kesempatan yang sama Ketua Prodi Bahri, SE., MM memaparkan sekilas tentang kurikulum kewirausahaan.

Menurut Tego Sudarto, SE., MM selaku alumni sekaligus tim LLDIKTI Wilayah V mengatakan bahwa prodi ini harus memiliki ciri khusus serta kurikulum diseimbangkan antara teori dan praktek.

Dalam kesempatan selanjutnya Dr. Ir. Benyamin Senduk Sugeha, M.Kes dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DIY melihat dari sisi sebuah teori Triple Helix yakni sinergi dan penyatuan tiga kalangan yang terdiri dari kalangan akademik, bisnis atau pengusaha dan pemerintah. Dengan begitu prodi Bisnis Kewirausahaan mampu menyinergikan tiga unsur itu sehingga kurikulum ini akan berjalan sesuai dengan keadaan sekarang.

Ahmad Sobari, SE dan Liza Mega Pratiwi pengusaha bidang perbankan dan Tour and Travel Agen mengatakan hal yang sama yakni mahsiswa nantinya harus mampu melihat peluang dan keluar dari zona nyaman.

“Membangun mindset dan spirit sangat penting dalam kurikulum ini bahkan sebaiknya bisa masuk ke sosiopreneur,” kata R. Apriliado Rustiawan pengusaha dan founder dari Bela Beli Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM).

“Kurikulum ini bisa memunculkan budaya organisasi dan etika bisnis atau berkaitan dengan konsentrasi prodi yakni kulinary dan pariwisata dengan memasukkan mata kuliah halal food dan wisata halal”, kata Aris Risdiana Ekasasmita, MM praktisi dan Pengurus Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI) DIY Divisi Bisnis dan Manajemen.

Sementara itu, Inge Gunawan, SE., M.Si., CMA yang merupakan mentor dan sudah lama berkecimpung di dunia dosen serta wirausaha mengatakan prodi Bisnis Kewirausahaan ini memiliki backbone yang akan membedakan dengan prodi kewirausahaan yang lain.

©HumasWidyaMataram


Share Berita


Komentari Berita