Home
news
Lingkar Pendopo Agung Arena Penguatan Intelektual dan Kebudayaan

Lingkar Pendopo Agung Arena Penguatan Intelektual dan Kebudayaan


Selasa, 2021-12-28 - 15:51:06 WIB

Lingkaran Pendopo Agung sebagai arena penguatan dan pengayaan intelektual serta kebudayaan di lingkungan Universitas Widya Mataram (UWM) diluncurkan oleh Rektor UWM Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, Selasa (28/12/2021).

“Kami kembali meluncurkan kegiatan “Kutunggu di Pojok Ngasem” lainnya, yang dinamakan “Lingkar Pendopo Agung”. Ruang ini menjadi arena diskusi, workshop, seminar, bedah buku dan kegiatan literasi serta kegiatan kebudayaan,” kata dia.

Program “Kutunggu di Pojok Ngasem” pada Jumat, 11 September 2020, di dalamnya terdapat beberapa sub kegiatan meliputi Temu Kamis Legen, Architecture factory lab, Solo artwork exhibition/showcase, Pendapa Agung mid monthly performances , October Fest ~ bersamaan dengan acara Dies Natalis UWM, serta Lingkar Pendopo Agung.

Edy Suandi Hamid menyatakan Lingkar Pendopo Agung bagian dari strategi menghidupkan suasana akademik di lingkungan sivitas akademika UWM. “Caranya, kita mengoptimalkan seluruh ruang yang ada di dalamnya. Ini kesempatan sekaligus tantangan bagi seluruh sivitas akademika UWM untuk memanfaatkan arena tersebut.”

Kegiatan itu menjadi penegasan bahwa UWM terus bergerak ketika pandemi COVID-19 menyebabkan penyelenggaraan kegiatan akademik berubah dari luring (teatap muka) ke daring. Demikian halnya pola hubungan antarmanusia ikut berubah.

“Kita terus bergerak untuk menyesuaikan dengan cara-kebiasaan baru dan menata ulang suasana dan budaya akademik agar kegiatan tetap terjaga, selalu tumbuh dinamika sepanjang waktu di lingkungan UWM,” kata dia.

Kegiatan perdana dalam Lingkar Pendopo Agung berupa bedah buku berjudul “Penguatan Fungsi Legislasi Dewan Perwakilan Daerah” karya Dr. Kelik Endro Suryono. S.H., M.Hum Dekan Fakultas Hukum UWM, dan buku “Laku dan Lelaku” karya Drs. Alex Luthfi R. M.A, Dekan Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta periode 2008-2012 dan 2012-2016.

Alasan memilih bedah buku, menurut dia, karena buku simbol karya wajib dosen di perguruan tinggi. “Dosen harus menulis, dan ini simbol dari akademisi. Budaya menulis buku itu didorong untuk menjadi bagian dari karya intelektual di UWM.”

Wakil Rektor III UWM Puji Qomariyah S.Sos, M.Si menyatakan, peluncuran Lingkar Pendopo Agung bagian dari strategi universitas ini menghidupkan suasana akademik sepanjang tahun.

“UWM bekerja keras dalam situasi transisi untuk menata ulang suasana kampus agar suasana budaya akademik tetap terjaga sepanjang waktu di lingkungan kampus ini,” kata dia.

Peluncuran lingkar pendopo ini bagian dari rangkaian program kebudayaan di UWM yang dirintis dengan tajuk “Kutunggu di Pojok Ngasem” pada Jumat, 11 September 2020.

“Seluruh program digelar sepanjang tahun. Targetnya, bergulir perbincangan yang cair sepanjang waktu dengan keterbaruan isu actual, wacana, pemikiran dalam membaca realitas yang sedang berlangsung. Dalam kegiatan ini, UWM sangat terbuka bagi rentangan tangan dari masyarakat luas untuk bersinergi-kolaborasi membangun ruang budaya secara bersama-sama.”

©Humas WidyaMataram


Share Berita


Komentari Berita