Home
news
Dosen UWM dan Pelatihan Kelompok Ternak Kambing PE Samigaluh

Dosen UWM dan Pelatihan Kelompok Ternak Kambing PE Samigaluh


Jumat, 2018-08-03 - 14:16:49 WIB

 

Ternak sangat strategis bagi kehidupan masyarakat pedesaan dan berkembang hampir di seluruh wilayah Indonesia. Kambing merupakan salah satu jenis ternak yang cukup digemari oleh sebagian masyarakat dan telah menyatu dengan kehidupan masyarakat.

Seperti halnya masyarakat Desa Gerbosari, kegiatan beternak kambing menjadi kegiatan sampingan bagi warga masyarakat. Masyarakat setempat sebagian besar memang memiliki mata pencaharian sebagai petani, namun diluar itu beternak kambing tersebut juga potensial untuk dikembangkan.

Desa Gerbosari daerahnya berbukit yang merupakan bagian dari perbukitan Menoreh, terletak di ketinggian 500 mdpl dan banyak tumbuh tanaman seperti kaliandra, kleresede, telo karet, lamtoro, kolonjono, mahoni, nangka, dan sengon. Tanaman tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber pakan.

Mengingat skala usaha budidaya kambing Peranakan Etawa (PE) masih skala kecil dengan sistem pemeliharaan dan perkembangbiakan yang masih tradisional. Maka ini menjadi salah satu faktor rendahnya daya saing peternak kambing PE di Desa Gerbosari. Sumberdaya manusia mempunyai peran signifikan dalam peningkatan proses produksi dan peningkatan daya saing usaha. Peran strategis sumberdaya manusia dapat meningkatkan daya saing produk melalui peningkatan efisiensi biaya produksi dan inovasi produk.

Untuk menjawab hal itu, maka dua orang dosen Universitas Widya Mataram Eman Darmawan, S.TP.,MP (Fakultas Teknologi Pertanian) dan Wuku Astuti.S.E., M.Ak (Prodi Akuntasi Fakultas Ekonomi) menyelenggarakan kegiatan pelatihan Manajemen Pengelolaan dan Sistem Pembukuan bagi Peternak Kambing Etawa, Pengolahan Pakan Fermentasi, Pengolahan Limbah menjadi Pupuk Organik, dan Pengolahan Susu Kambing Etawa menjadi candy jelly Susu kambing Etawa. Kegiatan tersebut merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Kemenristek DIKTI Tahun Anggaran 2018.

Pelatihan perdana dilaksanakan pada Kamis (2/8/2018) dan akan dilakukan setiap minggu sampai tanggal 14 Agustus 2018 mendatang. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 20 orang yang terdiri 6 orang dari Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 14 orang anggota peternak Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Manunggal serta mitra binaannya.

Eman darmawan, S.TP., MP mengatakan pelatihan ini bertujuan agar peternak mampu mengelola peternakan secara efektif dan efisien, menyediakan pakan berkualitas yang tidak tergantung musim dengan harga yang relatif murah, mampu mengolah limbah pakan dan kotoran menjadi pupuk organik. Dengan begitu diharapkan mampu menambah pendapatan peternak dan KWT mahir melakukan diversifikasi produk olahan susu menjadi berbagai produk salah satunya candy jelly susu kambing etawa. ®HumasWidyaMataram


Share Berita


Komentari Berita