Home
news
Diskusi dan Kajian Aktual Pemilu 2019 dari Kacamata Pandang Pusat Studi Hukum

Diskusi dan Kajian Aktual Pemilu 2019 dari Kacamata Pandang Pusat Studi Hukum


Senin, 2019-04-15 - 13:38:48 WIB

 

Pusat Studi Konstitusi dan Hukum (Pusakum) Fakultas Hukum (FH) Universitas Widya Mataram (UWM) kembali menggelar diskusi dan kajian aktual pada Jum’at (12/4/2019) di Laboratorium FH UWM. Acara tersebut digelar dengan mengusung tema “ Dinamika Pemilu Kerajaan Majapahit & Pemilu Serentak 2019. Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dengan mengajak Pusat Studi Hukum Konstitusi (PSHK) FH Universitas Islam Indonesia (UII). Peserta kegiatan meliputi Tim Peneliti masing-masing Pusat Studi, terdiri atas Dosen dan Mahasiswa baik S1 maupun S2/Pascasarjana. Turut hadir juga beberapa perwakilan Dosen FH UWM. 

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan FH UWM, Kelik Endro Suryono, S.H.,M.Hum. Dalam sambutannya ini beliau mengatakan bahwa walaupun dengan segala keterbatasan yang ada, Pusakum FH UWM ingin terus bergerak maju agar ke depannya Pusakum FH UWM bisa dikenal luas oleh masyarakat karena potensi keilmuannya. Selain itu juga untuk dapat bersaing dengan pusat studi hukum lain seperti PSHK FH UII yang telah memiliki brand

Lebih lanjut Direktur PSHK FH UII Allan G. Wardhana, S.H.,M.H. sangat mengaperiasi sambutan Pusakum FH UWM, setelah sebelumnya PSHK FH UII menerima kunjungan Pusakum FH UWM dalam studi banding pada Maret lalu. Menurutnya, tema yang diusung cukup menarik, karena selama ini perbandingan tentang pemilu selalu berkiblat ke dunia barat, padahal sejatinya dengan mengkaji dan meneliti sistem pemilu masa kerajaan Indonesia khususnya dalam hal ini kerajaan Majapahit sangatlah menarik dan akan memberikan kontribusi keilmuan bukan hanya tentang pemilu itu sendiri tetapi juga memperkaya pengetahuan kita akan sejarah ketatanegraan masa kerajaan di Indonesia. 

Kajian dan diskusi ini menghadirkan dosen Hukum Tata Negara kedua Pusat Studi. Pusakum FH UWM menghadirkan Muhamad Rusdi, SH., MH dengan makalahnya yang berfokus pada Sistem Pemilihan Masa Kerajaan Majapahit. Dalam presentasinya Rusdi menjelaskan bahwa sistem pemilihan umum masa kerajaan Majapahit dilaksananakan atas dasar beberapa faktor antara lain, keturunan, kekerabatan, kudeta, membangun kerajaan sendiri, dan anak angkat. 

Sementara itu dari PSHK FH UII menghadirkan Dian Kus Pratiwi, SH., MH sebagai pemateri dengan makalah aktual yaitu sengkarut partisipasi pemilih dalam pemilu serentak tahun 2019. Dalam presentasinya Dian Kus Pratiwi menyampaikan bahwa partisipasi pemilih pada pemilu sebelumnya realitasnya lebih banyak karena upaya mobilisasi, sehingga untuk pemilu tahun 2019 perlu dilakukan sosialisasi yang fokus utamanya kepada pendidikan pemilih dalam rangka membangun pemahaman dan pengetahuan politik (memiliki kesadaran politik, bertanggung jawab dan juga kritis). 

Disamping itu menurut Dian pemilu tahun 2019 secara kuantitatif diprediksi 77,5 % pemilih akan hadir di TPS tetapi lampu kuning tingginya angka golput tidak dihindarkan juga dikarenakan oleh masalah-masalah seperti administrasi, ideologi, dan juga karena sebab lain. 

©HumasWidyaMataram


Share Berita


Komentari Berita